Walk For Autism JCI Nusantara 2026: Short Diary
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.
Selamat pagi all allistic or autistic people in Indonesia! Satu tahun yang tidak terasa melelahkan ternyata untuk menunggu acara yang dinanti para donatur dan menjadi ruang kumpul bagi para orangtua dan anak atau individu autisme di Indonesia (khususnya Jakarta) dalam acara Walk for Autism yang diselenggarakan oleh JCI Nusantara pada tanggal 23 Agustus 2026 di Plaza Senayan sisi barat, Jakarta. Kegiatan ini menjadi momen bagi donatur dan individu autisme untuk menyuarakan isi hatinya dalam setiap langkah yang diperbuat oleh pengikut dari acara ini. Berlangsung selama kurang lebih 6 jam, acara walk for autism tidak terasa seperti acara jalan sehat pada umumnya. Mengapa demikian? Karena acara ini juga sekaligus sebagai pundi dari donasi yang akan disalurkan bersama dengan PUPA center.
Acara Walk for Autism bisa didaftarkan dari bulan Juni lalu. Di bulan itu juga terbuka tiket early bird seharga 175 ribu buat individu autis dan 225 ribu buat individu umum hingga 29 Juni 2026. Selanjutnya dari bulan tersebut, dikenakan tiket normal seharga 200 ribu buat individu autis dan 235 ribu buat individu umum. Bagi yang mendaftar sebelum tanggal 14 Agustus, baju dan apalah entah bisa dikirim langsung dari rumah. Masalahnya adalah jangan memberikan alamat lengkap jika kalian adalah orang bukan dari jabodetabek. Hal ini saya sampaikan, supaya acara WFA berikutnya bisa mengirim baju maksimal H-14 hingga H-7 untuk pendaftaran supaya bisa tidak kedobelan sama seperti saya. Selain itu, saya harap juga acara ini hanya tidak terpusat hanya orang jabodetabek dan sekitar Jawa Barat, namun minimal lah untuk bisa diperluas ke seluruh pulau Jawa.
Acara ini dimulai dari pendaftaran. Pendaftaran ini sifatnya ontime, sehingga jika ada yang terlewat bisa saja tidak akan dilayani registrasinya. Bagi yang pengirimannya salah dan telah dikonfirmasi oleh pihak JCI, bisa juga untuk mengajukan kompensasinya di waktu pendaftaran dengan menunjukkan pesan resmi dari JCI dan barcode pendaftaran yang dapat didapat melalui invoice konfirmasi pembayaran di email pendaftar. Pendaftaran dilakukan di dekat garis finish sebanyak 4 stand. Di dekat stand pendaftaran, disediakan kamar ganti maupun kamar mandi portable, sehingga para peserta bisa mengganti baju di tempat kamar mandi. Apa yang aku perbuat? Aku memilih ganti baju di dekat starbucks dengan kondisi gas saja bugil setengah badan disana.
Berikutnya ada sambutan-sambutan kemudian dilanjutkan dengan potong pita di jam 7 pagi. Aku saat itu termasuk orang duluan. Saat itu juga bersamaan dengan car free day yang ramenya minta ampun merangkap berbagai acara lari lain juga pada saat itu. Suasana Jakarta yang ramai tidak menyurutkan antusiasme dari para partisipan untuk terus berjalan meski ada halang rintang sensori yang over (bagi yang hiposensitive terhadap suara seharusnya tidak akan menjadi masalah). Kecemasan terhadap situasi sosial yang berlebih memang akan selalu ada di dalam individu autisme, sehingga hal ini menimbulkan beberapa partisipan khususnya yang hipersensitif menjadi sebuah meltdown dan burnout yang parah. Untungnya ada safe sensory yang disediakan di dalam dan para marshall yang akan membantu situasi ini (dan tentunya orangtua).
Setelah berjalan kurang lebih 2,5 km mengitari plaza senayan yang crowded, akhirnya para partisipan diberikan medali yang bahannya beneran besi logam. Serta service makan (dan barang) yang bejibun kayak service makannya bus muriaan. Tidak hanya konsum tapi juga beberapa kupon diskon dan potongan pun juga ada di setiap packnya.
Setelah itu, ada beberapa sesi performance yang sepertinya perlu dikoordinir lagi supaya tidak kesiangan (meski yah memang di acara tersebut telah selesai jam 11 siang). Menyenangkan sii dari beberapa performance yang ada. Sesi performance ini memang sebagian besar aku skip karena banyak relasi yang mau ketemu aku juga pada saat itu.
Berbagai stand pun memeriahkan acara ini. Sponsor-sponsor pun membanjiri dari seluruh mata angin (kecuali sisi timur, karena itulah panggung plus led stripnya). Aku yang terkesan adalah dari Kalea Noor (Kaltoon), Twinkle Tales (Raissa), Haidar, PUPA tacta, pesona autistik indonesia, dan lain-lain yang sampai lupanya aku.
Tidak hanya itu saja, namun ada stand foto dari pihak WFA dan pihak Panasonic. JCI menyediakan mercendise yang juga ada stand di depan. Kembali ke stand foto, JCI menyediakan strip foto yang bisa ditempel di kulkas dan sebagai photobooth (baik cetak maupun daring) seperti biasanya. Sedangkan dari pihak Panasonic sepertinya hanya model photobooth versi cetak dan daring saja.
Apa overall dari acara ini? tentu saja speechless. Aku harap event walk for autism berikutnya bakal meriah lagi atau biasa saja? Saya tidak tahu hehe. Ini sebagai deskripsi dari instagram feed yang aku share pula. Sekian dan bye buat hasil short blog berikutnya.
Regards for all autistic people out there.
